Powered by Friendster Blogs

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

Jalan yang tidak kutempuh

dua jalan bercabang dalam remang hutan kehidupan
dan sayang, aku tidak bisa menempuh keduanya
dan sebagai pengembara, aku berdiri lama
dan memandang ke satu jalan sejauh aku bisa
kemana kelokannya mengarah di balik semak belukar

kemudian aku memandang yang satunya, sama bagusnya
dan mungkin malah lebih bagus
karena jalan itu segar dan mengundang
meskipun banyak tapak yang telah melewatinya
juga telah merundukkan rerumputannya

dan pagi itu dua-duanya sama-sama membentang
di bawah hamparan dedaunan rontok yang belum terusik
Oh, kusimpan jalan pertama untuk kali ini
meski tahu semua jalan berkaitan
aku ragu akan pernah kembali

aku akan menuturkannya sambil mendesah
suatu saat berabad-abad mendatang
dua jalan bercabang di hutan, dan aku
aku menempuh jalan yang jarang dilalui
dan itu mengubah segalanya

Robert Frost(1916)

                            

edisi perdana

posting pertama dari my multiply : http://h4yu.multiply.com/journal/item/1/Kau_Begitu_Sempurna

Seminar bersama dr.Boyke

31 Mei 2008, di sebuah acara seminar yang digelar di Jatim Expo Surabaya dengan pembicara dr.Boyke. Beliau menceritakan pengalamannya ketika di luar negeri. saat itu beliau bertanya kepada profesornya "What is the important thing for spouse of marriage?", kemudian profesor menjawab:
1. attention
2. attention
3. attention
4. communication
.
-h4yu-

EFT (Excellent Family Training)

= Pelatihan Keluarga Sakinah
Sasaran pelatihan :
1. Mampu Memotivasi & Mengembangkan Diri untuk Menjadi Suami/Istri yang Qur'ani
2. Mampu Memotivasi & Mengembangkan Diri untuk Menjadi Ayah/Ibu yang Qur’ani
3. Mampu Merencanakan & Menetapkan Visi, Misi & Program Keluarga
4. Mampu Berkomunikasi dengan Efektif
5. Mampu Membangun Kerjasama dan Mengelola Konflik
6. Mampu Membimbing dan Mendidik Anak

Dan... tibalah pada sesi dimana masing – masing peserta diminta untuk menyebutkan satu hal paling istimewa yang dimilikinya sebagai seorang suami/istri. Saya ikut mengamati ketika instruktur menanyakan kepada para istri mengenai hal – hal yang menjadi kelebihannya. Dan diantaranya adalah sabar, perhatian, dan setia. Setia??! Tema yang selalu menarik buatku.

Giliran para suami yang ditanya, hatiku pun berbisik “hmmm… kira – kira peserta mana yaa… yang akan mengakui bahwa yang menjadi kelebihan utama dia adalah  kesetiaannya”. Aku penasaran. Mulai dari peserta pertama, ternyata jawabannya ‘pelindung’. Peserta kedua menjawab ‘perhatian’, peserta ketiga  menjawab ‘bertanggung jawab’ … sampai peserta terakhir jawaban – jawabannya berkutat pada ketiga hal itu. Mengapa tidak ada yang menjawab ‘setia’? Walaupun satu orang saja. Padahal aku sudah menanti – nanti, seperti apa orangnya yang yakin kalau dirinya sangat setia. Hmmm…

Apa mungkin, lelaki setia akan menjadi Makhluk Tuhan yang Paling Langka?
Iya kah…??!
Jika iya…, sisakan satu buatku Ya Allah, Amin.

Sekedar catatan perempuan,
yang belum tahu asam – garam kehidupan berumah tangga.
.
.

-h4yu-

NB : buat rekan – rekan yang berminat mengikuti EFT, bisa kontak saya

KERETA CINTA

Pagi itu aku siap menuju stasiun. Oops … sayang, telat 2 menit akupun ketinggalan bis menuju stasiun. Butuh waktu 30 menit sampai 1 jam menunggu bis berikutnya. Hati mulai cemas ketika jam menunjuk pukul 8.00. Padahal butuh waktu sekitar 1,5 jam menuju stasiun. Jadwal kereta pukul 09.27. Jadi aku punya waktu 1 jam 27 menit.

Pukul 8.10 aku baru dapat bis. Dalam kecemasan aku berdoa, Ya Allah mudah – mudahan aku tidak ketinggalan kereta, eman dengan tiket yang sudah aku pesan. Lancarkanlah perjalananku ke stasiun, mudah – mudahan bisnya ngebut biar cepet sampai stasiun. Eeeitt … endak Ya Allah, kalau bisnya yang ngebut aku kan takuuu…ttt. Gini aja, mudah – mudahan keretanya yang telat. Mungkin ada apanya yang kudu diperbaiki dulu, atau mungkin nunggu penumpang dari Bali yang terhambat macet di pelabuhan, atau gimana gitu… Aku yakin bahwa Engkau tidak pernah kehabisan cara. Hmmm… Aku ini bener – bener gak sopan, sudah meminta – minta, pake pilih – pilih lagi. Ya Allah maklumilah hamba-Mu yang tidak tahu diri ini.

Ternyata benar, bisnya tidak ngebut. Dan pikiranku pun bergerak kemana – mana, seperti sedang menulis naskah drama. Jika aku telat berarti nanti jatah kursiku di kereta akan kosong. Padahal hari itu begitu padat penumpang. Ya Allah, apa mungkin karena aku terlalu banyak dosa ya? Sehingga aku harus merelakan kursi itu. Wah kudu instrospeksi diri nih. Apa mungkin di kereta nanti ada orang yang begitu baik hati, begitu Engkau cintai, tapi tidak dapat kursi. Sehingga Engkau berikan kursiku buatnya ya, karena Engkau tak rela membiarkannya berdiri sepanjang jalan. Kalau memang nanti demikian adanya, aku ikhlas Ya Allah. Ikhlas.

Waktu telah menunjukkan pukul 09.27, tetapi aku belum tiba di stasiun. Masih butuh waktu 10 menit lagi. Walau tidak yakin benar bahwa kereta belum berangkat, tetapi aku tetap dengan tekad bulat menuju stasiun. Tak lupa aku sambil berpikir&menyiapkan tentang plan B, naik bis ke Surabaya, jika seandainya nanti aku benar – benar ketinggalan kereta.

Pukul 09.37 aku baru tiba di stasiun. Sambil melangkah turun dari bis, ku arahkan pandanganku ke ruang tunggu di stasiun. Kok masih ramai ya, padahal kalau kereta telah berangkat stasiun Rogojampi terlihat begitu lengang. Melintasi kerumunan para calon penumpang, sayup – sayup kudengar “wah…kereta terlambat,… kereta terlambat…”, dengan nada – nada kecewa calon penumpang. Spontan aku tersenyum, Ya Allah, masa iya? Langsung aku bertanya ke petugas KA “Pak, Mutiara Timur berangkat jam berapa?”. “Kereta terlambat 30 menit mbak, berangkat jam 10.00an.”. MasyaAllah… Alhamdulillah … doaku Engkau kabulkan Ya Allah.

Ya Allah,
hari ini sekitar 500 penumpang kecewa karena kereta terlambat,
tapi dengan itu, Engkau berikan senyum buatku,
it’s very expensive price.

Ya Allah,
Alangkah besarnya cinta-Mu padaku
Aku takut Ya Allah
Aku takut jika tidak bisa mencinta-Mu seutuhnya
Dari momen ke momen dalam hidupku
Engkau buat aku tertunduk malu
Akan Keagungan Cinta-Mu

Terima kasih Ya Allah,
atas Kereta Cinta-MU

.

.

-h4yu-

The Best is not Enough

the best masa yang lalu,
kudapati bukan the best untuk kemarin
the best kemarin,
kudapati bukan the best untuk sekarang
the best sekarang,
akankah tetap menjadi the best dalam esokku?

ENGKAU telah tunjukkan padaku
bahwa the real of the best hanyalah milik-MU
aku hanya ingin menyerahkan semuanya pada-MU
karena ENGKAU yang paling tahu
tentang the real of the best for me

-h4yu-

Hadiah dari Sahabat

Ibarat sebuah bangunan mewah..

Terdiri dari beberapa bagian yang saling menopang

Susunan tembok yg membentengi terpaan angin……..

masih belum sempurna tanpa fondasi yang kuat,

Tanpa cat yang mempercantik penampilannya..

Tanpa genteng yang melindunginya dari panas dan hujan,

Semuanya,….

Tembok, fondasi, cat dan genteng

Ada yang nampak (cat) ada yang tidak (susunan tembok)

Ada yang di atas (genteng)…dan ada juga yang di bawah (fondasi)

Semuanya memberikan kontribusi

Sesuai kapasitas masing2

Bukan pada posisi dimana

Kinerja kita mendapat simpati_Nya

Tapi seberapa jauh kita mampu berkontribusi sesuai kapasitas kita..

So…

Dimanapun kita berada

Kita tetap pejuang tangguh…..ok.

Semangat!!!!!!!!!!!!

(matur nuwun)

-h4yu-

SMS sahabat

SMS DITERIMA : Diajeng lagi ngapain? eh, diajeng aq habis ditolak seseorang gara2 aq pendk.he he he. Tp ndk apa2 kan slera org ndk sama

SMS DIKIRIM : He2, aq lg makan, abis mandi, nyuci. Oalah ngono to critane, wes ga usah dpikr nemen2 tipe org yg terlalu mempermaslhkn fisik, golek liane wae.

SMS DIKIRIM lagi: Bene, Uwong2 seng senengane golek sing duwur2 sok ben entuk cagak telpon...(hee…he..). yg lain yg mau sama km jg msh byk kok (ting).

SMS DITERIMA :Oke diajeng. Skr hatiku ayem n bisa tertawa. he he he

Ketika seseorang sedang dirundung duka, sedang dalam emosi yang tak biasa, biasanya dia tidak membutuhkan solusi/jawaban yang logis dan rasional SAAT  ITU. Mungkin dia hanya butuh untuk DIDENGARKAN. Dan sedikit timpalan bahasa yang sangat sederhana terkadang bisa membuatnya tertawa...

-h4yu-

NIKMAT PAGI

Pagi ini, aku berangkat ke kantor agak kesiangan, jam 8.04 wib dari kosan. (Hee..he..bangun kesiangan)

Butuh waktu sekitar 15 menit untuk berjalan ke kantor dengan santai. Jadi aku harus jalan lebih cepat jika tidak ingin terlambat masuk (tiba sebelum jam 8.16). Sebenarnya aku bisa naik bemo, tapi pas ada bemo yang menghampiri, mengapa aku bilang “tidak”? (reflek aja). Bemo berlalu, dan aku mikir “wah kenapa tadi tidak ku hentikan bemonya. Nunggu bemo berikutnya terlalu lama, jalan dech… “

.

Ya Allah, sebenarnya aku merasa agak capek pagi ini, apalagi kalo harus jalan cepat, ada gak ya yang mbarengi aku (kutumpangi maksudnya) seperti hari-hari lalu dimana kalau aku lagi merasa capek jalan, selalu ada yang ngasih tumpangan. Tapi rasanya kalau hari ini terulang lagi…mustahil dech. Masa tiap aku merasa capek selalu ada bantuan datang,

kan

sudah terlalu sering, …hmmm…jalani aja dech…dinikmati.

.

Belum sampai aku memikirkan hal lain, tiba-tiba dari arah belakang ada yang menyapaku “ mbak, ayo bareng sama aku, nggak apa-apa”, oh ternyata bapak becak yang biasa mangkal dekat kantor. Aku tersenyum bingung “matur nuwun pak, mboten usah”. ”Lho nggak apa-apa mbak, monggo!”. Akhirnya aku naik juga. Tiba ditempat mangkal becak, sekitar 50m dari kantor, “Sampun Pak, kulo mandap ngriki mawon”. Kubuka tasku, “Pinten Pak?”. “mboten usah mbak, mboten, sa’estu mboten usah”. Aku jadi nyengir. “matur nuwun Pak”, akupun turun. Baru 10 langkah berikutnya, ada motor yang menghampiri, eh ternyata mbak Lily, teman kantor. Baru jalan sebentar sudah ada yang bonceng, sampai kantor.

Jadi langkah pagi ini sama sekali tidak membuat capek, karena ‘bantuan itu’ datang lagi untukku. Alhamdulillah

.

Yaa…Allah, betapa besar cinta-Mu padaku.

Begitu banyak nikmat-nikmat dari-Mu,

Aku sunguh tak mampu, untuk menghitung ‘itu’

Karena nikmat-Mu tak berbatas

Cinta-Mu tanpa tendensi

Tapi bagaimana dengan cintaku pada-Mu?

Tapi bagaimana aku telah memperlakukan-Mu?

Yaa….Allah,

Aku sungguh sangat malu pada-Mu

.

Nikmat-Mu tak hentinya Engkau anugerahkan buat ku

Tetapi, kenapa hamba-Mu ini seringkali lalai akan hal itu?

hatiku kadang membeku,

tidak bisa tersentuh akan hal itu,

tidak bisa memaknai itu

Karena hamba-Mu ini terlalu sibuk,

dengan mimpi besarku

.

- h4yu -

TERIMA KASIH TELAH MENGINGATKAN AKU

Suatu hari, ketika aku mencoba untuk online via YM ditempat yang bukan biasanya. Pada saat proses login sedang berjalan, tiba-tiba muncul dialog box . Yah…langsung saja aku melakukan langkah-langkah standard, klik Yes  Next  Next  … sampai  Finish. Baru kusadari setelah proses selesai, ternyata yang telah kulakukan adalah menge-add daftar yang ada dalam contact email address yang belum terdaftar dalam YM-ku.

.

Diantara semua ID yang tertimpa tindakan ngawur-ku hanya ada satu ID yang ada dalam status online, sedang yang lain langsung ku delete. Karena aku merasa sebagai orang yang memulai ‘aksi’, maka aku mencoba untuk memberikan salam lebih dulu . Tentu saja tanpa sedikitpun ada niat jahil. Karena yang ada dalam pikiranku, pada setiap orang ada keistimewaan, yang bisa menjadi ladang bagi kita untuk belajar. Terlebih lagi, aku tahu bahwa ID tersebut aktif dalam salah satu yahoogroups yang aku ikuti. Dia membalas salam singkatku ” aslmkm” dengan lengkapnya “Walaikum Assalam Warehmutallah, who is this?”. Kemudian kusebutkan namaku, dan bagaimana aku telah mendapatkan ID-nya.

.

Dan akhirnya kudapatkan balasan:

Mr. M S F (9/x/2007 12:32:54 PM): Sorry , i dont chatt with Sisters, if you have any urgent query please post on the yahoogroups will try to ansswer it.Assaalamu Alaikum warrehmutallah [ p

Mr. M S F (9/x /2007 12:32:54 PM): appreciate deleting my yahooo id from you contact list.

.

Oops…Impressing me…!!!

Belum pernah aku menjumpai respon seperti ini. Alasan yang SEMPURNA.

Sejujurnya, aku SANGAT BANGGA dengan orang-orang seperti Mr. Kapan ya… aku bisa meneladani kokohnya penjagaan diri seperti Mr.

Semoga waktu akan menjawabnya, dengan kata ‘Yes, you’ve done!

Thank you for your rejection. You made me realize to take care more about myself.

Ya Allah… bantu aku. Apa jadinya aku jika tanpa-Mu.